Powered By Blogger

Selasa, 01 Maret 2011

South China - Persipura, Awal yang Menentukan.

Bukan perkara mudah bagi Persipura melewati babak Grup ini,tiga rival di grup, Souh China (Hong Kong), East Bengal (India), dan Chonburi (Thailand) adalah semifinalis tahun lalu.
Pelatih Persipura,Jacksen F. Thiago, sudah mempunyai senjata pamungkas pada partai pembuka ini yaitu serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan lari para strikernya,empat gelandang dan tiga bek guna meredam agresivitas pemain tuan rumah. Dia juga meminta pemain belakang untuk mewaspadai Mateja Kezman.
Mantan penyerang PSV, Chelsea, dan Atletico Madrid ini baru bergabung pada awal tahun ini tapi sudah menyumbang dua gol saat South China mengalahkan Kichee 4-2 sekaligus mengantarkan timnya ke final Liga Hong Kong. Selain Kezman, South China juga di perkuat eks pemain Man. United Nicky Butt.
Ini adalah tugas yang sangat berat bagi pelatih Persipura Jayapura yang di targetkan harus lolos dari persaingan Grup H, Boaz Solossa dkk. mengawalinya dengan melawat ke kandang lawan. Di tambah lagi mereka tidak bisa menggelar pertandingan kandang di stadion Mandala Jayapura karena di anggap tidak layak oleh AFC,mereka harus memainkan laga kandang di Gelora Bung Karno.


Kemenangan Adalah Harga Mati Walaupun Krisis Pemain

Tiga pesaing di Grup F, TSW Pegasus (Hong Kong), Song Lam Nghe (Vietnam), dan VB Sports (Maladewa), tak memiliki sejarah bagus di Asia,sedagkan musim lalu Sriwijaya FC hampir menembus perdelapan final.
Tahun 2008/2009 V.B Sport sempat bertemu wakil indonesia PSMS Medan yang pada waktu itu juga sempat meminjam kandang SFC di Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. PSMS medan di AFC Cup 2009 berhasil mengalahkan VB.Sport dengan Skor 1-0.
Sayang Sriwijaya Fc tampil tidak dalam kondisi terbaik pada laga pembukanya ini. Ivan Kolev,pelatih Sriwijaya,mengeluhkan padatnya jadwal kompetisi sehingga skuadnya mengalami krisis pemain karena cedera. Mengatasi hal ini Kolev merekrut pemain lagi,sayangnya dari empat pemain hanya satu yang bisa tampil,yakni Korinus Fingreuw. Sriwijaya FC coba untuk meloby Badan Timnas supaya meminjamkan Oktovianus Maniani. Kondisi ini berbanding terbalik dengan sang lawan VB Sports. Liga Maladewa telah berakhir sejak akhir taun lalu,federasi Maladewa memundurkan jadwal kompetisi domestik mereka supaya VB Sports bisa fokus di ajang AFC.


Uji Kualitas. Benarkah kompetisi ISL yang mendapat ranking 8 besar ASIA akan setara dengan prestasi klubnya ?

Pertanyaan ini akan terjawab di kompetisi Piala AFC. Sriwijaya FC akan menjamu VB Sports dari Maladewa dalam pertandingan grup F.
Klub bertabur bintang itu,sepuluh pemainnya berasal dari timnas Maladewa,musim lalu menang mudah atas Persiwa,namun dua musim sebelumnya VB Sports selalu dapat di kalahkan oleh Sriwijaya FC.Target tinggi lolos ke semifinal di tambah nafsu memburu bonus besar membuat Ivan Kolev lebih di unggulkan,pelatih Sriwijaya FC ini berusaha memaksimalkan skuad yang tidak komplet 100% karena rentetan cedera para pemainnya. Peluang Sriwijaya di pertandingan ini sangat terbuka,apa lagi mereka bermain di Palembang.
Lain halnya dengan Persipura yang tergabung di Grup H Piala AFC,pada Rabu besok (2/3) mereka akan bertandang ke Hongkong melawan South China FC. Laga ini tidak akan mudah karena Mateja Kezman (ex Chelsea) dan Nicky Butt (ex Man U.) akan menjadi batu sandungan bagi Boaz Solossa dkk. Di tambah lagi Tim Mutiara Hitam tidak bisa bermain kandang di Jayapura karena stadion miliik mereka di anggap kurang layak.
Dan yang paling parah adalah Arema yang tergabung di Grup G,mereka akan bertemu klub papan atas Asia,Cerezo Osaka dari Jepang. Berbekal dana yang sangat minim,Zulkifli Syukur dkk. hanya berharap mereka tidak akan menjadi pecundang dan menjadi lumbung gol bagi tuan rumah Cerezo Osaka besok (2/3).


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More